Home / Story / Perjalanan Hidup Frank Sinatra, Pusat Sensasi Kaum Hawa

Perjalanan Hidup Frank Sinatra, Pusat Sensasi Kaum Hawa

Era 40an merupakan awal perjalanan hidup yang panjang bagi seorang pria Amerika-Italia di dunia hiburan. Pria yang dimaksud adalah Francis Albert Sinatra atau barangkali anda lebih mengenalnya dengan nama Frank Sinatra. Ia merupakan seorang penyanyi, aktor, sutradara dan penulis. Namanya menjadi salah satu legenda yang menghiasi dunia hiburan abad 20.

perjalanan hidup
Associated Press/Indiana Gazette/wikimedia

Frankie, sapaan akrab Sinatra, lahir di Hoboken, New Jersey, Amerika Serikat pada tanggal 12 Desember 1915. Ia anak dari pasangan Anthony Martin Sinatra (Imigran asal Sisilia) dan Natalie Catherine Garavente (imigran asal Genoa). Ayahnya (Sinatra-red.) bekerja sebagai seorang petinju sedangkan Ibunya menjalani aktivitas di Partai Demokrat.

Perjalanan hidup Frank Sinatra dimulai ketika ia mengenal kerja sambilan, di masa-masa SMA tahun 1932. Ia bekerja paruh waktu sebagai pengecer koran Jersey Observer dengan bayaran AS$ 11/minggu. Selain itu ia juga sempat menjadi petugas administrasi toko bahkan bekerja di galangan kapal.

Pekerjaan yang belum memuaskan dan tuntutan kebutuhan yang cukup tinggi membuat Frankie lantas terjun di bidang musik. Ia terinspirasi oleh penyanyi di era 20an, Russ Colombo. Memang, jiwa seniman, kepekaan sosial dan egaliter sejatinya telah dimiliki Frankie sejak dulu.

Ia mengawali karir di dunia musik bersama Harry James dan Tommy Dorsey, sebagai penyanyi solo bergenre swing. Karirnya berjalan mulus dan dianggap sukses di era 40an. Beberapa album yang dilahirkan di bawah perusahaan rekaman Capitol Records mendapat banyak pujian, antara lain In The Wee Small HoursSongs for Swingin’ LoversCome Fly With Me dan Only the Lonely.

perjalanan hidup
William P. Gottlieb/wikimedia

Sukses bersama Capitol Records membuat dirinya mulai mendirikan perusahaan rekaman sendiri bernama Reprise Records. Album yang dilahirkan juga mendulang sukses, seperti Ring a Ding-DingSinatra at the Sands dan Francis Albert Sinatra & Antonio Carlos Jobim. Sementara itu lagu-lagunya seperti My WayFly Me to the MoonStrangers in the NightSomething Stupid (with Nancy Sinatra) dan I’ll Never Smile Again sangat merdu didengar seolah membawa kita kembali ke era 40an.

Ia juga merambah dunia akting dan membintangi sebanyak 60 judul film. Film yang dibintanginya menuai kesuksesan sama halnya kala ia terjun ke dunia musik. Antara lain adalah Ship Ahoy (1942), The Miracle of The Bells (1948), From Here to Eternity (1953), High Society (1956), Pal Joey (1957), The First Deadly Sin (1980) serta film yang menandai akhir karirnya di dunia film berjudul Sinatra in Japan (1985.

Di mata wanita, Frank Sinatra dipandang sangat menarik. Ia menjadi magnet dan pusat sensasi wanita bahkan bagi para selebriti. Rekan mainnya dalam film Around the World in 80 Days (1956), bintang paling sensual di masa itu, Marlene Dietrich berkomentar, “Dia pria gagah yang pernah saya kenal dalam hidup saya. He’s the Mercedes Benz of Men,” ucap Marlene.

Sepanjang hidupnya, Frank Sinatra telah menikah sebanyak empat kali, dimana tiga wanita diantaranya berprofesi sebagai seorang selebritis. Sebut saja perkawinannya dengan Nancy Barbato (1939-1951), Ava Gardner (1951-1957), Mia Farrow (1966-1968) dan terakhir adalah Barbara Marx (1976-1998), yang menemani hingga Frankie tutup usia pada 14 Mei 1998. Itulah perjalanan hidup seorang penyanyi bersuara emas tersebut.**GP

Check Also

kereta termewah

Orient Express, Kereta Mewah Tempo Dulu

Apakah Anda pernah mendengar salah satu kereta termewah bernama Orient Express? Berarti Anda merupakan penggemar …