Home / Story / Tragis, Pemain Bintang ini Tak Pernah Main di Piala Dunia

Tragis, Pemain Bintang ini Tak Pernah Main di Piala Dunia

Ajang Piala Dunia merupakan turnamen olahraga paling bergengsi di muka bumi ini. Turnamen ini menjadi impian para pemain si kulit bundar, sehingga membuat para pemain bahkan pemain bintang pun rela melakukan apa saja demi mengenakan baju timnas dan berlaga habis-habisan dalam turnamen empat tahunan ini. Bagi mereka, tampil di ajang Piala Dunia merupakan obsesi sekaligus kebanggan tersendiri.

Mereka boleh jadi berstatus bintang, bermain di klub besar dan meraih sejumlah trofi bersama klubnya. Namun, hal itu tidak serta-merta membuat mereka bisa tampil di putaran final ajang Piala Dunia. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya adalah sang bintang tidak didukung dengan tim yang kuat. Hasilnya, mereka hanya bisa termangu menyaksikan timnas negara lain bertanding di ajang tersebut melalui layar kaca atau bangku penonton.

Berikut ini adalah sosok para bintang yang menjadi legenda sepakbola namun tanpa sekalipun pengalaman tampil di putaran final ajang Piala Dunia.

Valentino Mazzola (Italia)
Valentino Mazzola adalah bintang Venezia dan Torino di era-50an. Selama bermain di Torino ia berhasil mencetak 118 gol dari 195 penampilannya. Namun kehebatan sang trequarista seketika terhenti. 4 Mei 1949, kecelakaan pesawat (dikenal dengan tragedi “Superga”) yang ditumpanginya bersama seluruh pemain Torino di Lisbon, Portugal merenggut nyawa seluruh pemain, termasuk dirinya.

ajang piala dunia
wikimedia

Alfredo Di Stefano (Argentina, Kolombia, Spanyol)
Sulit menemukan pesepakbola lain yang bisa menandingi pencapaian Alfredo Di Stefano. Dengan meraih 14 gelar liga domestik, lima trofi di kancah Eropa dan delapan kali tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di liga, Di Stefano ditahbiskan sebagai salah seorang pemain terbesar yang pernah ada di dunia.

ajang piala dunia
wikimedia

Namun keberuntungan Di Stefano bersama Real Madrid seolah enggan menghampiri jika sudah berurusan dengan Piala Dunia. Ia (Di Stefano-red.) pernah berseragam timnas Argentina, Kolombia dan Spanyol.

Saat di Argentina, negara menolaknya untuk tampil di Piala Dunia 1950. Empat tahun berselang, ia juga absen membela timnas karena Kolombia tidak lolos Piala Dunia 1954. Bersama Spanyol, ia gagal membawa Spanyol lolos Piala Dunia 1958 di Swedia. Ia sempat membawa Spanyol ke Piala Dunia 1962, namun cedera hamstring membuatnya harus melupakan impian tampil di Piala Dunia.

George Best (Irlandia Utara)
George Best adalah satu diantara banyak pesepakbola dengan teknik di atas rata-rata. Di Manchester United, ia menempati posisi sebagai winger dan menjadi andalan MU sejak 1963 hingga 1974. Best kerap disebut sebagai anggota The Beatles ke-lima, dengan kharisma yang tinggi ketika berada di luar lapangan.

ajang piala dunia
Photo by Peters, Hans/Anefo

Bersama negaranya, Irlandia Utara yang notabene tidak memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, ia selalu gagal membawa timnas lolos ke ajang empat tahunan tersebut. Akhirnya Irlandia Utara lolos ke Piala Dunia 1982 di Spanyol. Namun usia the 5th beatles sudah mencapai 36 tahun saat itu sehingga sang pelatih, Billy Bingham tidak memasukkannya ke skuad.

Eric Cantona (Prancis)
Kesuksesan Eric Cantona bersama Manchester United dapat dikatakan berbanding terbalik dengan masa-masa Cantona membela timnas Prancis. Ia berhasil mencetak 20 gol bersama Les Bleus, tapi belum pernah sekalipun mencicipi gemerlapnya ajang Piala Dunia.

ajang piala dunia
Photo by Georges-Biard

Nama Cantona sempat dicoret dari timnas Prancis di tahun 1988 setelah ia menghina pelatih timnas, Henry Michel, sebelum akhirnya diperbolehkan kembali memperkuat timnas tiga tahun kemudian. Sayang, Prancis gagal berangkat ke Amerika Serikat di tahun 1994. Ketika Prancis bertindak sebagai tuan rumah di Piala Dunia 1998, L’enfant terrible sudah memutuskan gantung sepatu dan mengubur impiannya untuk mengangkat trofi Piala Dunia.

Ryan Giggs (Wales)
Giggs merupakan satu dari sederetan bintang Manchester United lainnya setelah George Best dan Eric Cantona yang gagal merasakan euforia Piala Dunia. Padahal, bersama the Red Devils, Giggs berhasil mempersembahkan 13 gelar Premier League dan dua trofi Liga Champions.

ajang piala dunia
photo by Gordon Flood

Mantan pelatih Timnas Inggris, Glenn Hoddle pernah mengatakan, “Jika Giggs adalah pemain Inggris, dia adalah orang pertama yang akan saya panggil masuk timnas.” Ungkapan ini tidaklah berlebihan. Pasalnya, hingga kini Wales selalu gagal menembus Piala Dunia. Meski demikian, Giggs tetap teguh dengan pendiriannya untuk selalu membela Wales sebagai negaranya.

Bersama MU, the welsh wizard telah tampil dalam 672 pertandingan dan mencetak 114 gol sejak awal karirnya di tahun 1990. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk gantung sepatu dan menjadi pelatih sementara MU pasca David Moyes dipecat di tahun 2014.**(GP)

Check Also

pesta perayaan

Pesta Paling Gila Sepanjang Sejarah Manusia

Sebuah pesta perayaan umumnya digelar dalam rangka menyambut sukacita atau memperingati hal-hal tertentu. Di sebuah pesta, …