Home / Sport & Hobby / Turnamen Piala Eropa, Pembuktian Benua Biru

Turnamen Piala Eropa, Pembuktian Benua Biru

Bicara bintang sepakbola dunia, tanah latin memang tak bisa diabaikan. Sebut saja Pele sang legenda dari Brasil, juga generasi berikutnya yang melahirkan Zico, Romario, Ronaldo hingga Ronaldinho. Lalu tengoklah negeri tango Argentina yang melahirkan sang maestro Maradona, Batistuta, dan tentunya penggenggam penghargaan lima kali pemain terbaik dunia, Lionel Messi. Tapi soal kompetisi dan turnamen, tak ada yang bisa mengelak, benua biru adalah rajanya. Ya, Eropa adalah benua yang menjadi barometer majunya perkembangan sepakbola dunia. Maka tak salah jika turnamen Piala Eropa (UEFA Euro) jauh membuat penggila sepakbola lebih antusias ketimbang turnamen Copa America.

turnamen piala eropa
football.ua

Bintang-bintang pun bertaburan di tanah para bangsawan ini. Hampir setiap masa selalu ada pemain asal Eropa yang mencuat dan menjanjikan bakat luar biasa. Bakat-bakat yang sebenarnya tak kalah dari para bintang asal Amerika Latin. Bisa disebut yang paling terdepan, Christiano Ronaldo. Atau tandemnya di Real Madrid, Gareth Bale. Lalu ingatlah Franz Backenbauer, Michael Paltini, Johan Cruyff,  Zinedine Zidane, Lothar Matthaus, Paolo Maldini, Gianluca Buffon, Ruud Gullit, Luis Enrique, Fernando Torres, David Beckham, hingga Wayne Ronney. Selain bersinar di turnamen Piala Eropa, tentunya mereka mengkilap di kompetesi Eropa seperti Premiere League Inggris, La Liga Spanyol, Bundesliga Jerman, Serie A Italia, ataupun Ligue 1 Perancis. Bahkan liga-liga di negara Eropa pun menjadi pilihan utama sebagai ajang pembuktian eksistensi para bintang Amerika Latin.

Bicara Turnamen Piala Eropa, sebenarnya turnamen ini diawali mencuatnya wacana dari surat kabar olahraga Perancis, L’Equipe. Lalu wacana tersebut diperkuat juga datangnya dorongan dari Henri Delaunay yang pernah menjabat Sekeretaris Federasi Sepakbola Perancis (FFF) pada tahun 1920-an. Di Saat itu Ia memandang adanya ketimpangan antara negara-negara Amerika Latin yang dinilai terlalu kuat bagi tim sepakbola di wilayah Eropa. Maka pada tahun 1927 Delauney melontarkan ide dan menyampaikan proposal ke induk organisasi sepakbola dunia yang Ia juga berperan mendirikannya, FIFA, untuk menyelenggarakan kejuaraan antarnegara Eropa agar frekuensi pertandingan antar tim nasional meningkat. Irnonisnya justru ide itu tak mendapat atensi karena masih tertujunya semua perhatian ke turnamen gagasan Jules Rimet yang kini dikenal dengan Piala Dunia.

Tahun 1954 organisasi sepakbola benua Eropa pun terbentuk dan dikenal dengan nama UEFA. Henri Delauney sendiri menjadi sekretaris jendral pertama. Setahun menjabat Ia jatuh sakit dan wafat pada November 1955. Hal ini mengejutkan para petinggi UEFA dan dalam kongres yang diadakan tahun 1957 akhirnya disepakati untuk merealisasikan ide Delauney. Dan pada tahun 1958 dimulailah jalannya turnamen antar tim negara-negara Eropa sebagai rasa hormat UEFA. Tentunya Perancis tanah kelahiran Delauney, didaulat untuk bertindak sebagai tuan rumah pada putaran final turnamen tahun 1960. Di turnamen Piala Eropa pertama yang memperebutkan tropi Henri Delauney ini, Uni Sovyet berhasil menggondolnya setelah mengandaskan perlawanan Yugolavia. Semenjak itu pula disepakati turnamen sepakbola di benua biru ini diselenggarakan empat tahun sekali.

Adapun turnamen Piala Eropa ini pada awalnya disebut dengan nama UEFA European Nations Cup, dan sejak tahun 1968 berubah menjadi UEFA European Championship yang digunakan hingga saat ini. Lalu sejak 1996 keluarlah sebutan yang lebih populer UEFA EURO 1996 dan juga berlaku hingga sekarang.**MIND (fifa.com, wikipedia)

Check Also

Terence Crawford

Terence Crawford Siap Bersaing di Kelas Welter

Terence Crawford adalah juara dunia kelas welter junior yang tidak bisa dibantah lagi. Karena, petinju …