Home / Sport & Hobby / Dwight Howard, Atlet NBA Pecandu Permen

Dwight Howard, Atlet NBA Pecandu Permen

Pemain basket Dwight Howard merupakan atlet kelas dunia. Sejak 2017 ini ia  bermain untuk klub Charlotte Hornets pada kompetisi NBA. Dia adalah pemain pendatang baru yang bertalenta di NBA dan dikenal dengan keahlian rebounding.

pemain basket Dwight Howard
Keith-Allison/wikimedia

Meski namanya sudah terukir dalam pada dunia basket, ternyata Atlet kelahiran Atlanta, 8 Desember 1985 ini memiliki masa lalu yang kritis. Di mana dia pernah bermasalah dengan kecanduan. Jari-jari di tangan dan kakinya bergetar hingga memengaruhi kemampuannya di lapangan.

Namun, kecanduan yang diderita pembasket dengan julukan “The Man Child” ini bukan karena obat-obatan, alkohol, atau zat ilegal. Namun pemain basket Dwight Howard justru pernah kecanduan permen. Dalam sehari, dia bisa menghabiskan 24 permen.

Dwight Howard sempat mengungkapkan masa lalunya itu pada ESPN. Di mana dia menceritakan bagaimana dia kecanduan permen hingga satu dekade lamanya. Selama Dwight Howard kecanduan permen itu, dia tidak bisa lepas dari semua jenis permen dalam sehari.

Dia bisa menghabiskan banyak permen seperti Skittles, Starbursts, Snickers, Twizzlers, Kit-Kats, dan favoritnya adalah Reese Pieces, sehari bisa 24 bungkus permen kesukaannya itu. Kejadian ini saat dia barusia 27 tahun saat awal-awal bermain di LA Lakers pada 2012.

Baca Juga: Cheerleaders Energik Nan Sensual!

Di mana, kata Dr Cate Shanahan, ahli nutrisi LA Lakers, menyebut saat pemain basket Dwight Howard kecanduan permen itu sulit menangkap operan bola dan malas berlari, meskipun tak kelebihan berat badan. Tapi rupanya dia mengalami gangguang disfungsi saraf yang disebut dysesthesia karena kelebihan mengonsumsi gula.

Pada akhirnya, demi memperbaiki performanya, Dwight Howard suka tidak suka harus mengatasi kecandunya terhadap gula. Dia meminta asistennya untuk mengosongkan semua permen yang berada di rumahnya. Shanahan merekomendasikan satu makanan manis yang hanya boleh dikonsumsi Howard, yakni sandwich selai kacang organik yang rendah gula.

“24 batang cokelat dalam satu hari merupakan angka yang fantastis. Kalori yang masuk ke tubuh diperkirakan sekitar 5.500 kalori per hari. Tentu saja ini tidak baik bagi tubuh,” tutur Prof Laura Schmidt dari University of California, San Francisco School of Medicine yang sempat mendengar kejadian ini. ** (SS)

Check Also

kejayaan liga italia

Mengenang Kejayaan Serie A Italia era 90an

Kejayaan Liga Italia di era 90an menyimpan banyak cerita. Rasanya hanya generasi yang besar di …