Home / Digital Life / Pengaruh Media Sosial Pada Sisi Psikis

Pengaruh Media Sosial Pada Sisi Psikis

Pengaruh media sosial erat hubungannya dengan trengginasnya serbuan media digital di kehidupan sehari-hari. Hampir semua perilaku di keseharian takmlepas dari perangkat digital. Dari sekadar bertegur sapa dalam media sosial hingga belanja perangkat rumah tangga atau hobi.

pengaruh media sosial
visualhunt.com

Secara khusus media sosial mempunyai tempat spesial di tatanan masyarakat saat ini. Kemampuan menghubung-hubungkan manusia dengan manusia lain adalah kelebihan dasar yang membuatnya digilai. Tak pelak pengaruh media sosial juga melahirkan hal-hal baik maupun buruk.

Banyak hal dalam aktivitas bermedia sosial yang mempengaruhi sisi psikis penggunanya. Berikut diantaranya:

Menghilagkan Stres
Hal-hal positif dapat dihasilkan dari aktifitas bermedia sosial seperti dapat menghilangkan stres. Menikmati gambar-gambar atau foto fashion di Pinterest misalnya, membuat kalangan wanita bagaikan masuk ke dalam sebuah mal. Atau para pengguna twitter yang spesial mengincar hashtag tertentu untuk sekadar cekikikan sendiri.

Ungkapan Jati Diri
Mengenai pengaruh media sosial, beberapa ilmuwan menemukan fakta bahwa saat kita membicarakan diri kita sendiri juga membuat kita merasa nyaman dan juga lebih baik. Ini biasanya juga menolong seseorang untuk lebih percaya diri. Ungkapan jati diri juga biasanya dibarengi dengan curhatan pribadi yang disampaikan hanya sekadarnya saja agar suasana hati lebih nyaman.

Pengaruh Terhadap Mood
Banyak sudah terjadi, emosi jelas-jelas bisa menular di media sosial. Postingan bernada nyinyir atau mengandung kebencian adalah contoh yang berbau negatif, dimana hal ini membuat seeorang bisa kehilangan mood bekerja karena cenderung emosi. Hal berbau positif pun bisa dengan cepat ditularkan lewat media sosial, seperti optimisme, lelucon, hubungan harmonis ataupun membantu mencari jalan keluar bagi permasalahan umum. Hal ini justru akan membantu meningktakan produktifitas.

pengaruh media sosial
visualhunt.com

Adanya Kecemasan Pribadi
Pengaruh media sosial juga cenderung menghasilkan tekanan-tekanan bagi penggunanya. Kompetisi individu di media sosial membuat seseorang bisa terserang dipresi. Tekanan harus menjadi ‘lebih’ dibanding kawan-kawannya secara tak sadar mempengaruhi perilaku dan kejiwaan individu penggunanya. Kecemasan berlebihan karena khawatir menjadi tersingkirkan di antara teman-teman adalah salah satunya.

Keluarnya Sifat Iri Hati
Sebuah penelitian di Jerman menemukan fakta bahwa menyimak kesuksesan teman lewat media sosial berpotensi memicu rasa iri, penderitaan bahkan hingga rasa kesepian. Kandungan ‘pamer’ memang tak bisa dihindari lagi. Apalagi didukung kemudahan-kemudahan dari fitur-fitur yang tersedia di perangkat digital. Dari foto, video hingga sekadar penunjuk lokasi. Kebiasaan melihat teman yang sedang pamer dan narsis di tempat-tempat tertentu atau dengan barang-barang tertentu justru seringkali membuat iri.

Jadi semua tergantung Anda menggunakannya. Kalau saja Anda menginginkan hal-hal positif dalam beraktifitas media sosial, maka sampaikan dan nikmati saja hal-hal beraura positif seperti menyenangkan, menghibur, membuat nyaman hati atau menghasilkan solusi bagi permasalahan.**

_______________________

FOLLOW US  facebook1  twitter1  instagram2

Check Also

bisnis di instagram

Mau Berbisnis di Instagram? Coba Alternatif Berikut

Menjalankan bisnis di Instagram, bisakah diterapkan? Tepat sekali. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di era …