Home / Digital Life / 5 Fakta Narsis yang Mengerikan dan Patut Diwaspadai

5 Fakta Narsis yang Mengerikan dan Patut Diwaspadai

Fakta narsis dalam sebuah studi menghasilkan fakta yang mengerikan. Padahal, narsis di depan kamera atau selfie untuk jaman digital ini tentu dianggap wajar. Tetapi apa jadinya jika kadarnya berlebihan. Jika itu terjadi, ternyata selfie bisa digolongkan dalam bentuk gangguan kejiwaan.

Fakta Narsis
Drew Graham on Unsplash

Parahnya, generasi milenial dijuluki sebagai generasi narsis. Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah studi 2016 dari Case Western Reserve University.

Dalam penelitian itu juga mengungkapkan, narsisme mempengaruhi orang-orang dari segala usia, tidak hanya kaum milenial saja, tetapi hal tersebut sudah menjadi label terhadap kaum yang disebut sebagai generasi Y itu.

Bahkan, narsisme selain tidak mengenal usia, juga tidak mengenal jenis kelamin. Nah, jadi berikut ini adalah lima fatka narsis yang mengerikan.

1. Lebih Menawan, Cerdas, dan Intuitif
Para ahli mengatakan bahwa orang-orang narsisme cenderung lebih menawan, cerdas dan intuitif. Sebuah studi pada 2014 yang diterbitkan dalam Journal Personality and Mental Health menemukan bahwa orang dengan label narsisme cenderung memiliki nilai lebih pada langkah-langkah ketegasan, kompetensi, dan berjuang untuk prestasi.

Narsisme menjadi masalah ketika seseorang menjadi benar-benar sibuk dengan dirinya sendiri, di mana dia membutuhkan kekaguman berlebihan dari orang lain, dan menunjukan ketidak pedulian atau tidak hormat terhadap perasaan dan kerentanan orang lain.

2. Empati yang Defisit
Dr Judith Orloff, seorang psikiater di UCLA sekaligus penulis “The Empath’s Survival Guide” mengatakan seorang yang mengidap narsisme memiliki gangguan empati defisit, mereka tidak mampu empati seperti yang diduga.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Medical Science Monitor pada 2013 mengungkapkan fakta narsis lainnya, bahwa narsisme memiliki disfungsi di insula (bagian otak yang berperadan dalam mengatur perasaan, kecemasan) mereka. Di mana, teori mengatakan bahwa hal tersebut bisa menyebabkan narsisime tidak mampu untuk berhubungan atau memehami emosi orang lain.

3. Faktor Lingkungan dan Keluarga
Fakta narsis yang diungkap sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 ternyata erat kaitannya dengan lingkungan. Pasalnya faktor lingkugan memiliki pengaruh kuat terhadap narsisme. Pengaruh keluarga menjadi salah satu faktor meningkatkan seseorang mengembangkan masalah narsisme itu setelah lingkungan. Seperti halnya ketika orang tua berusaha untuk membangun harga diri anak-anaknya dengan terus menerus memuji mereka. Seperti mengatakan luar baisa, berbakat, dan brilian.

4. Sulit Menyesuaikan Diri
Seseorang yang narsis sebenarnya memiliki rasa takut yang luar biasa di mana mereka takut ditolak atau ditinggalkan lingkungannya. Dalam penelitian yang diterbitkan Journal of Personality Assessment pada 2014 mengungkapkan di antara remaja, narsisme dikaitkan dengan harga diri yang rendah, di mana cenderung untuk menginternalisasi (menghayati) masalah, ketidakmampuan menyesuaikan diri.

5. Penyembuhan yang Lama
Banyak yang mengatakan, jika seseorang yang sudah narsis akut sulit untuk disembuhkan. Tetapi fakta-faktanya bisa disembuhka. Bahwa seseorang yang narsis perlu belajar untuk membiarkan orang dekat dan menjadi dekat dengan orang lain. Maka orang-orang naris diperlukan untuk belajar meminta bantuan, menjadi pendengar yang baik, dan memodifikasi harapan mereka dalam berperilaku dan berpikir.

Kemudian program lain untuk menyembuhkan orang narsis adalah, berikan situasi di mana mereka harus membantu atau melayani orang lain. Karena sitausi itu bisa membuat mereka berpikir bahwa hidup tidak semuanya tentang dirinya sendiri. Dengan hal itu, studi mengatakan, meningkatkan fokus komunal mereka terhadap orang lain bisa menurunkan kecenderunagan narsis mereka.

Proses penyembuhan seseorang yang sudah narsis akut begitu lambat, karena orang yang narsis memiliki sedikit wawasan atau kesadaran terhadap diri mereka sendiri soal perilaku dan sikap. Dan itulah yang paling tidak ingin mereka ubah.** (SS)

Check Also

bisnis di instagram

Mau Berbisnis di Instagram? Coba Alternatif Berikut

Menjalankan bisnis di Instagram, bisakah diterapkan? Tepat sekali. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di era …